Lebih dari 50% obat yang disetujui oleh Food Drug Administration setiap tahunnya adalah obat obat berbasis peptida dan protein (produk biologi). Dengan semakin banyaknya jenis jenis obat produk Biologi yang memasuki pasar, diperlukan peningkatan pengetahuan dan kapabilitas peneliti halal di Indonesia untuk memahai proses produksi obat obat berbahan peptida dan protein. Obat obat produk biologi seperti vaksin, monoklonal antibodi, peptida insulin, dan ligand memiliki proses produksi yang melibatkan proses bertahap dalam ekspresi,fermentasi, purifikasi dan formulasinya.
Salah satu peneliti IHIS, Apt Marlyn Dian Laksitorini M.Sc PhD memiliki fokus riset dalam proses preformulasi dan stabilitasi obat obat berbahan peptida dan protein. Marlyn Laksitorini berpendapat bahwa aspek halal produk ini tidak hanya dinilai dalam proses preformulasi dan formulasinya saja melainkan harus ke hilir sejak tahap rekayasa genetik dan ekspresinya pada sel host, proses fermentasi dan purifikasi protein.
Terlebih, saat ini masyarakat menunjukan adanya peningkatan awareness terhadap status halal beberapa produk biologi seperti vaksin. Jika semakin banyak masyarakat menolak vaksinasi, maka tingkat keberhasilan vaksinasi nasional akan menurun. Hal ini mengakibatkan pemborosan anggaran negara karena program vaksinasi memelukan anggaran biaya yang besar. Keraguan masyarakat terhadap status halal produk vaksin menjadi dorongan kuat bagi Marlyn Laksitorini untuk mengetahui lebih jauh terkait proses produksi obat obat biologi. Marlyn mengikuti seleksi program fellowship dari Fulbright Foundation yang bernama Fulbright Visiting Scholar Program. Program ini menawarkan program pertukaran untuk peneliti yang telah bergelar doktor untuk melakukan penelitian di lembaga riset di Amerika Serikat.
Dengan berbekal pengalamannya di Institute of Halal and Industry Systems UGM, Marlyn berhasil lolos program fellowship tersebut. Saat ini yang bersangkutan tengah menjalani program Fulbright Visiting Scholar di Department of Pharmaceutical Chemistry, The University of Kansas (1/9/2024-28/2/2025). Pharmaceutical Chemistry di University of Kansas merupakan top three leading institution di Amerika Serikat di bidang pengembangan obat obat peptida dan protein. Selain melakukan riset di bidang preformulasi dan stabilisasi obat berbasis monoklonal antibodi, Marlyn juga berkesempatan mengikuti kuliah Advanched Pharmaceutical Biotechnology (PHSCH 870) yang merupakan mata kuliah unggulan khas dari Department of Pharmaceutical Chemistry the University of Kansas.
Prof Dr. Abdul Rohman M.Si, Apt selaku Direktur PUAPT-IHIS berharap bahwa pengetahuan terkait keseluruhan proses produksi obat obat peptida dan protein dapat diseminasikan dalam Mata Kuliah Lintas Disiplin Falsafah Sains Halal dan turut memperkuat Lembaga Pemeriksa Halal UGM sebagai rujukan masyarakat tidak hanya untuk obat, makanan, kosmetik dan RPH namun juga pada aspek halal obat obat biologi seperti obat obat peptida dan protein.
Gambar: Salah satu peneliti IHIS, Apt. Marlyn Dian Laksitorini M.Sc., PhD melakukan program fellowship di Department of Pharmaceutical Chemistry the University of Kansas, Amerika Serikat (1/9/2024-28/2/2025)
Gambar: Fulbright Visiting Scholar merupakan program pertukaran peneliti memberikan kesempatan kepada peneliti di Indonesia untuk melakukan penelitian di Lembaga riset di Amerika Serika selama 3-6 bulan. Pada kesempatan ini Dr Marlyn Laksitorini mempelajari proses produksi dan preformulasi obat obat peptida dan protein untuk mengetahui aspek kehalalannya.